‘Devina’ Hari ini aku dan Rega telah berada di depan sebuah rumah mewah. Rumah orangtua Rega tepatnya. Setelah sampai di Indonesia kemarin, aku langsung dibawa Rega ke apartemennya dan di sana sudah ada Kayla, Nuri, dan keempat temannya yang menunggu. Mereka menyambut kami dengan baik, bahkan tidak sedikit ada yang menggoda kami. Namun semua candaan itu ternyata belum mampu menghilangkan rasa gelisah dalam hatiku. Gelisah dan takut karena akan menghadapi Ayah Rega. Dan sekarang aku benar-benar gugup saat sudah sampai di depan rumahnya. Sebenarnya sejak dalam perjalanan tadi aku telah merasakan hal ini, dan sekarang perasaan gugup luar biasa melandaku. Aku seperti orang yang akan dihukum mati, tinggal menunggu eksekusinya saja. Aku ingin berlari sekarang, sungguh. Aku bisa merasakan t

