76 - Persimpangan Jalan

2085 Words

Mobil yang berlalu lalang tidak menghentikan kaki Herlena sama sekali, hanya terus berjalan menyelusuri trotoar yang sangat sepi sore ini. Entah karena mendung ataukah orang-orang memilih menggunakan kendaraan saja. Sesekali, Herlena akan memperbaiki tali tasnya yang terjatuh dari pundaknya, mendengarkan langkah kakinya sendiri juga bising klakson yang begitu menggema. Sore Hari yang begitu menyenangkan, sudah lama Herlena tidak merasakan hal ini. Jangan pernah berpikir Herlena sendirian, di belakangnya terdapat Joe yang mengikutinya tapi cukup menjaga jarak. Mood Herlena hari ini benar-benar anjlok karena ada klien yang sengaja merobek hasil sketsanya hanya dengan alasan tidak sesuai ekspektasinya, ini bukan salah Herlena. Orang itu yang salah memberikan pengertian padanya. Herlena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD