Abang Dokter Kandungan!

1750 Words

“Bang Kai, makan siang?” “Nggak, lagi transaksi ganja!” jawab Kaisar dengan ekspresi ramahnya. Beberapa Coass yang menyapa Kaisar terkekeh sekalian pamit ke meja mereka. Kikan menatap Kaisar dengan mulut terbuka, heran mendengar jawaban Kaisar yang nyeleneh seperti itu. Melihat ekspresi Kikan seperti ikan kelaparan, Kaisar segera memasukkan sesendok nasi ke mulut Kikan hingga gadis itu tersedak. “Uhuk-uhuk!” “Yah dia malah batuk, minum Ki! Minum!” titah Kaisar seraya memberikan segelas es teh manis. Diseruputnya air teh itu berupaya mendorong segumpal nasi yang tertahan di tenggorokan sekaligus melepas dahaga. Setelah habis setengah gelas, Kikan baru bisa bernapas lega. “Parah banget sih!” ujar Kikan, sebal. “Abis, planga-plongo, planga-plongo kaya ikan keabisan aer! Kenapa sih? Terpe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD