Sudah dua jam Elvrince dan Dreyhan berputar di dalam mall. Kedua pengawal yang dibawa Dreyhan, masing-masing kedua tangan sudah penuh dengan barang belanjaan Elvrince. Dreyhan yang awalnya bersikeras untuk kembali pulang karena cemburu yang tidak masuk akal tapi setelah berjalan berkeliling mall dia yang semangat memasuki toko-toko dan membeli banyak barang. Sekarang ia berada di toko jam, dan sudah 30 menit tapi Dreyhan belum juga tertarik dengan salah satu barang. Ia sudah lelah dan bosen menunggi Dreyhan belanja. Harusnya ia yang bermanja belanja, tapi ini malah kebalikannya. “Pilih salah satu! Aku lelah.” Ucap Elvrince kesal. “Duduklah dulu El, aku masih memilih yang bagus dengam kualitas terbaik.” Ucap Dreyhan santai tanpa mengalihkan pandangannya dari deretan jam. Elvrince menyi

