"Do you need a help?" ulang suara itu lagi. "Uhh....bagaimana bisa kau tahu kalau aku disini?" "Aku punya radar sayang, do you need a help?" kembali ia mengulangi pertanyaan yang sama sekali lagi dengan senyum yang mengembang. "Aku..huhh...tidak perlu. Aku bisa sendiri." jawab Vanie dengan ketus, lalu berusaha agar tampak dapat membawa seluruh kantong belanjaannya yang banyak. Sesaat penyesalan hadir, "Andai tadi aku tidak memborong semua ini." gumamnya pada diri sendiri. Baru beberapa langkah Vanie sudah kewalahan, bahkan sebuah kantong belanja terjatuh. "I think you need my help darling, let me..." Vanie tak kuasa menolak bantuannya, "Thank you....Adam." ucapnya seraya memberikan sebagaian bawaannya pada pria itu. "Your welcome, dear." Dengan cekatan Adam meraih kantong belanja

