Dunia seakan runtuh ketika ia mendengar kabar Rena, putrinya mengalami demam tinggi. Sebenarnya Prita tidak ingin memberi tahu Renny, tetapi deman tinggi yang dialami sang cucu tidak kunjung reda, akhirnya ia putuskan untuk menghubungi putrinya yang masih berada di Surabaya. "Ma, aku akan terbang pulang dengan pesawat tercepat. Sementara itu, mama hubungi mama Nada dan minta mereka untuk membawa Rena ke rumah sakit." "Apakah urusanmu di sana sudah selesai?" Renny menarik napas panjang, "Belum ma, semakin runyam. Nantilah aku ceritakan ketika disana." "Baiklah, yang terpenting kesehatan Rena dulu yang harus kamu utamakan. Mama akan menghubungi mertuamu dan semoga saja setelah kembali dari dokter kesehatan Rena akan membaik." Setelah sambungan telepon mereka selesai, Renny segera mengh

