Lulus SMP aku masuk SMA N I yang merupakan SMA favorit di kotaku. Aku mendapat ranking yang bagus waktu SMP jadi tidak ada kendala masuknya. Hanya beberapa teman SMP ku yang bisa masuk SMA ini mungkin 10 orang dari dari 200 an siswa baru. Aku sunggu senang dan merasa karena waktu SMP semua guru mengenal aku karena semua teman almarhum ayahku, jadi tidak bisa berbuat bandel di SMP dan seperti ada yang mengawasi terus.
Aku masuk di klas 1b dan semua teman satu kelas adalah teman baru bagiku. Aku sangat senang karena dapat ternyata teman satu kelas pintar-pintar dan terutama yang cewek manis-manis dan cantik. Jujur aku merasa takjub melihat mahkluk-makhluk tuhan yang indah-indah itu. Ada Anita yang merupakan cewek tercantik di SMP N I (smp favorit) yang menjadi teman sekelasku. Ada Wahyu yang merupakan cewek yang selalu rangking 1 di SMP nya (dan di SMA juga) ada Iva cewek seksi yang modis, Silvia cewek hitam manis yang ramah, Rini cewek paling kecil yang manis dan menjadi ketua kelas. Nah yang membuat aku terpaku adalah Yuli memang dia bukan yang tercantik tetapi entah kenapa aku jatuh hati dan terpikat dengan segala yang ada pada dia. Tubuh standard tapi kelihatan padat karena memang penampilan sedikit tomboy. Rambutnya hitam legam sebahu dan dipotong, uh….tidak bosan-bosannya aku melihat dia setiap di keluar kelas setiap masuk kelas….. aduh kapan ya bisa dan aku berani dekat-dekat untuk mengenal lebih jauh tentang dia, batin ku. Setelah kelas berjalan beberapa bulan dan semua teman sudah mulai kenal dan akrab satu-sama lain dan akupun semakin tahu tentang Yuli lebih banyak. Tahu rumahnya tahu kegiatan yang disukainya dan satu hal lagi aku denger-denger ada cowok teman SMP yang suku sama dia tapi beda SMA. Aku tidak terlalu hiraukan hal itu karena aku pikir masih SMP masak sudah pacaran….
Sampai pada suatu hari teman sekelas eh… lebih tepatnya teman sebangku Yuli nama Ermi pada waktu istirahat menegur aku, waktu itu di kelas dia duduk di bangku depan ku.
Ermi : “Totok, aku tahu kamu suka sama Yuli kan”
Aku kaget banget waktu itu, dia tahu dari mana ? rasanya aku tidak pernah cerita atau ngomong ke teman-teman lain perasaanku. Dari mana dia tahu?
Aku : “Enggak lah….. biasasaja” aku mengelak untuk mengurangi kagetku
Ermi : “Udah jangan bohong…, kamu tuh keliatan banget kalau pas lihat Yuli tidak pernah lepas sampe bengong-bengong, dan itu sering aku lihat. Jadi gak usah ngeles deh…”
Aku hanya diam saja, tidak tahu harus jawab apa, tapi mungkin muka ku yang berubah karena malu.
Ermi : “Aku mau kasih tahu kami kalau Yuli itu sudah ada yang punya dia teman SMP nya dulu dan sekang sekolah di SMA 2”
Aku : “Oh gitu ya” responku dan tentunya juga dengan perubahan wajah ku yang menjadi kecewa.
Ermi : “Namanya Harsono. Aku kasih tahu ini ke kamu supaya kamu tidak berharap dan kamu tidak mengganggu hubungan mereka. Aku juga Nggak mau kamu semakin dalam menyukainya nantinya tambah sakit setelah tahu yang sebenarnya”
Aku : “Oh iya” bahkan aku tidak bilang terimakasih sama Ermi.
Setelah peristiwa itu sebenarnya aku kuatir kalau-kalau Ermi cerita ke teman-teman yang lain soalnya kalau tersebar bisa-bisa aku diledekin dan dikerjain oleh teman-teman satu kelas. Namun ternyata Ermi tidak seperti itu jadi tidak ada perubahan di kelas kami. Akupun pelan-pelan mulai mengubur rasa itu dan menerima keadaan yang ada. Tetapi namanya hati kadang tidak dapat di kendalikan sesekali aku masih saja melihat Yuli dengan wajah bengongku karena kekagumanku dan bila itu terjadi Ermi akan mencoba mengalihkan perhatian dan bilang “Totok tidak boleh ya…..” sambil senyum-senyum dan aku segera mengalihkan pandanganku.
Jadi selama klas 1 karena masih satu kelas pesona Yuli tidak bisa aku buang atau lupakan, bagaiman bisa kalau setiap hari bertemu dan melihat dia. Aduh wajah manis itu, rambut hitam yang indah itu…..bagaimana aku bisa melupakannya. Tetapi syukurlah karena kelas 2 kami tidak sekelas lagi aku masuk klas Fisika dan Yuli masuk klas Biologi. Sehingga akhirnya di kelas 2 lama-lama aku bisa melupakan dan move on dari dia, walaupun tidak bisa aku pungkiri saat ketemu di luar kelas walaupun tidak sering namun pesonanya tetap menggodaku.
Dengan Yuli memang tidak pernah terjadi hubungan apa-apa. Tetapi sungguh aku telah dibuatnya jatuh hati dan itu membekas bahkan sampai sekarang. Sejak lulus SMA aku tidak pernah ketemu dan dengar kabar tentang dia namun belakang aku ketahui dia sudah berkeluarga dengan Harsono dan tinggal di kotaku. Aku ikut sengan mendengar kabar yang baik tentang Dia.