I Want to be Your Morning and Night

1677 Words

"NGGAK!!!!" Ilalang membulatkan mata terkejut mendengar teriakanku. "Apa?" tanyanya. Kusadari, aku sedang memeluk diriku dengan sikap defensif, sedangkan ia masih menatapku bingung. "Wah..." Ia mengubah raut wajahnya setelah biaa menebak apa yang tengah kupikirkan. "Mikir jorok lo ya? Astagfirullah." "Siapa? Gue? Nggak! Lo emang mau grepe-grepe gue, kan?!" Ilalang mendorong jidatku dengan telunjuk. "Otak lo perlu di-bleaching kayaknya. Siapa yang mau grepe lo? Gue kan belum kelar ngomong. Udah main teriak aja." Ia mendecak lidah. "Kalau lagi ujan begini enaknya makan. Gue mau masak. Lo mau, nggak?" Bibirku mencebik. Aku mengangguk seperti anak kecil yang ditawari permen. Masih menampilkan wajah jengkel karena kutuduh yang tidak-tidak, Ilalang bangkit dari duduk. Aku mengekorinya se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD