Chapter 32

1257 Words

Danica yang sudah akan meluruhkan egonya, kembali menjadi kesal dengan pertanyaan yang diajukan Prasaja. Itu adalah pertanyaan manipulatif. Menjebak yang ditanya pada situasi tidak mengenakkan. Menjawab jujur, maka akan merusak semuanya. Sedangkan menjawab tidak jujur, bisa jadi justru melukai diri sendiri. Dan Prasaja dengan sengaja menjebak Danica dengan pertanyaan tersebut. Dilematis menyergap Danica. Jika pertanyaan ini diucapkan jauh sebelum ibunya tiada, maka Danica akan langsung bisa menjawab. Ia akan menyerahkan situasi sesudahnya—entah itu baik atau buruk hubungan persaudaraan—pada ibunya untuk mengatasi. Danica akan sangat egois dan tidak peduli perasaan Prasaja. Namun sekarang, Danica tidak bisa berkata blak-blakan apa yang ia rasakan dan kemudian menjawabnya. Ia hanya punya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD