"Kau sudah siap, Belle?" tanya Rafael yang masih menggenggam tangan Isabelle sejak mereka sampai di rumah. "Yah, sesiap yang aku bisa," jawab Isabelle dengan suara yang tidak terlalu stabil. Tubuhnya agak gemetaran memikirkan inilah saatnya semua kebenaran akan terbuka. Sekarang mereka ada di halaman belakang rumah, di mana rerumputan membentang hingga berbatasan langsung dengan hutan lebat. Isabelle belum pernah ke bagian rumah yang ini sebelumnya. Dan berharap pengalaman yang akan dilaluinya nanti tidak membuatnya jera. Rafael melangkah mundur dari Isabelle yang mengandeng tangan Caleb. "Lihat aku baik-baik, Belle. Jangan menutup matamu. Mungkin setelah ini kau akan memandangku dengan pandangan yang berbeda," ucap Rafael muram, lalu ia menatap Caleb yang tidak terlihat cemas sama seka

