Telapak tangan Rafael masih membuat gerakan-gerakan yang meresahkan Isabelle. "Serius, Rafe. Ini sudah malam," ucap Isabelle dengan nada gelisah. "Bukankah jam-jam seperti ini yang sering dipakai untuk melakukan hal-hal semacam ini?" ucap Rafael dengan seringai nakal. "Kalau kau tidak menghentikan tanganmu sekarang juga, kupastikan kau tidak akan tidur seranjang denganku," ancamnya, mencoba untuk terlihat garang. "Lagipula kau belum menjelaskan apa yang kulihat tadi. Demi Tuhan, Rafe. Kau berubah menjadi makhluk buas sebesar itu." Isabelle membalikkan badan menatap Rafael dengan mata menyipit. Pelukan Rafael mengendur saat tubuh Rafael terkulai lemas. Seringai yang tadi muncul, sekarang tidak berbekas. "Aku seorang werewolf, Belle. Begitu pun dengan semua orang di daerah ini. Bisa dikat

