bab 58

1026 Words

58 Waktu terus berjalan. Sekar kesulitan menemui Bryan, karena pria itu ternyata telah berangkat ke Canberra. Sekar berulang kali menelepon, tetapi tidak diangkat. Puluhan chat yang dikirimkan Sekar pun hanya dibaca tanpa dibalas. Demi mengalihkan perasaan gundah, setiap pulang kerja Sekar akan memasak banyak takjil, lalu dikirimkan ke lapas kejaksaan dan rumah Bryan. Sore itu, Sekar sengaja pulang lebih awal. Dia berkurat di dapur untuk membuat aneka kolak. Sedangkan Siska dan Titin bekerjasama membuat es buah. Avreen, Tyas, Viviane dan Aisyah, ajudan Avreen, turut membantu Sekar di unitnya. Tepat jam setengah enam, para perempuan tersebut berangkat ke lapas dengan menggunakan 2 mobil. Mizan dan Syahid yang menjadi sopir, melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi, supaya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD