Bab 62

1319 Words

62 Hari raya telah lewat. Seminggu berlalu,, Bryan mengikuti acara halal bihalal keluarga besar Hendra, yang dilaksanakan di rumah Paman terakhir yang masih hidup. Bryan berkumpul dengan beberapa pria yang umurnya tidak jauh dengannya. Bryan hanya mendengarkan pembicaraan mereka, yang sibuk membanggakan keberhasilan masing-masing. Farid, suami Jayantu, dan Zaiban yang juga berada di teras depan, saling melirik, sebelum sama-sama mendengkus. Mereka kesal, karena para sepupu jauh itu bersikap jumawa. "Punten, A', boleh tahu? Per tahun, perusahaan Aa' menghasilkan berapa miliar?" tanya Farid yang mengagetkan pria berkemeja hijau. "Belum banyak. Mungkin sekitar 6 miliar," jelas Syakieb, suami dari anak tertua pemilik rumah. "Berarti masih kalah sama HKB," imbuh Zaiban. "Jelas beda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD