"Bagaimana dengan tugasmu tadi malam?" tanya Edi ketika bertemu dengan Yadi saat pagi harinya. "Sudah saya lakukan tuan" ucapnya dengan sikap malu-malu. "Bagus" Edi menepuk pundak Yadi dengan rasa bahagia. "Malam ini lakukan kembali tugasmu" Yadi terkejut dan menatap sedikit bingung. "Tenang saja, saya akan atur semuanya seperti tadi malam. Kamu hanya memasuki kamar istriku kembali, kemudian menikmati tubuh indahnya yang selama ini kamu idamkan itu". "Begitu sangat mudah dan menyenangkan bukan tugas yang aku berikan. Kamu tidak akan dirugikan sedikitpun olehku Yadi. Malah keuntungan yang kamu dapatkan. Tenang saja, kamu akan mendapatkan bayaran yang sangat fantastis untuk semua ini" Edi memegang kedua bahu Yadi kemudian membisikkan ke telinga Yadi. "Hal yang paling berharga adal

