Angga datang lebih awal ke sekolah. Suasana masih lumayan sepi saat ia datang ke kantin dan memesan semangkuk bubur ayam juga segelas teh hangat. Pagi tadi saat Angga turun dari kamar dan menuju meja makan, ia melihat nasi lemak dan mie goreng yang menggugah selera. Sepertinya Nindita memang sengaja memasak menu sarapan kesukaan Angga, agar anak itu tahu bahwa mamanya begitu perhatian. Bahwa tak sepatutnya ia mencari perhatian dengan membuat kenakalan di luar sana. Namun, selera yang tadinya singgah seketika hilang. Angga kehilangan nafsu makan saat ia melihat Bima duduk di salah satu kursi, lalu Inaya dan Khanza duduk di sebelahnya. Angga terdiam sejenak, tak tahu harus bersikap bagaimana. Satu banding tiga. Ada tiga orang yang ia sayangi di sana, hanya satu orang yang sangat melukai h

