Seperti akan Meninggalkan Diana

1631 Words

Malam yang gelap menyelimuti langit Jakarta, tetapi suasana di dalam kamar Diana dipenuhi oleh semangat yang berbeda. Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam, dan Diana sibuk merias wajahnya di depan cermin besar di sudut kamar. Ia memulaskan make-up tipis, hanya untuk memberi sedikit warna di wajahnya yang terlihat pucat. “Malu juga kalau jalan sama cowok cakep, masa tampil biasa aja,” gumam Diana pelan pada dirinya sendiri, senyum kecil terulas di bibirnya. “Harus dandan dikit dong, biar gak kalah.” Suara ketukan pelan terdengar dari pintu. Diana menoleh sekilas dan dengan santai menyuruh masuk. Pintu kamar terbuka perlahan, dan sosok Sean muncul, mengenakan kemeja hitam yang tampak rapi. Pandangannya langsung jatuh pada Diana yang sedang mematut diri di depan cermin. “Cantik bang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD