Sesampainya di rumah Nadine tidak melihat ada tanda kepulangan Arsen. Nadine segera pergi ke kamarnya untuk berganti baju. Selesai berganti baju menggunakan Kaos oversize hitam, Nadine baru mengingat jika Arsen belum tentu pulang. Terus kenapa ia harus buru-buru pulang dan berganti baju. Nadine turun dan berjalan ke dapur mengambil minum dan meminumnmya. Tiba-tiba saja ada seseorang yang memeluknya dari belakang saat ia minum. Nadine hafal bau orang yang memeluknya itu. Dia menolehkan kepalanya memastikan siapa yang memeluknya. “Mass..” benar tebaknya. Ia menaruh gelas yang ia pegang. “Pacaran ya sama bosmu tadi?” tanya Arsen dengan sedikit menyindir. Nadine melepaskan pelukan Arsen. Kini ia balas menatapnya. “Ada urusan kerja tadi.” jawab Nadine dengan melepaskan jaket milik Arsen. “U

