“Heh! Kenapa lo gak bangunin gue sih?” Datang-datang, Una langsung menatap lelaki yang merupakan bosnya dengan emosi. Jeka sendiri tengah bersantai menonton acara televisi yang menampilkan berita siang. Dia duduk di sofa. Una melihat di atas meja yang berada dekat Jeka, terdapat laptop dan ponsel. "Sudah, kok." "Kapan?" Una sekarang berjalan mendekat dan duduk di sebelah Jeka. Dia melipat kedua tangan ke d**a sambil cemberut. "Gak ada tuh gue denger lo lakuin itu." "Mm, mungkin lain kali saya buat video saat membangunkan kamu," ucap Jeka yang sekarang menatap perempuan di sebelahnya. "Gak ada lain kali, ngapain juga nginep di rumah lo terus? Gue punya rumah sendiri kali." Jeka menahan senyumnya saat melihat ekspresi Aruna saat marah. Lucu. "Oh iya, gimana kondisi lo? Udah mendingan?"

