POV Rasya "Masih ingat, kan, sama suamiku ini yang galak seperti harimau?" tanya Puspita begitu kami tiba di hadapan teman-temannya yang langsung tersenyum sambil menggelengkan kepala. Satu temannya bertubuh mungil dengan wajah menggemaskan langsung menimpali, "Ingat dong, Pus. Yang waktu itu minta kunci rumah padamu padahal dia yang membawa kuncinya, kan?" tanyanya kalem sambil mengedip pada Susi. Puspita memandangku dan tersenyum-senyum sendiri. Teringat kejadian memalukan itu, aku menggaruk rambut. Kejadian itu memang benar-benar memalukan. "Harimaumu ternyata begitu perhatian, Pus. Aku ingat menemukannya sedang mencari pakaian dalam disaksikan ibu-ibu. Fotonya, aku masih memilikinya, lho." Susi menimpali. Bibirnya yang dipoles merah terang merekah lebar. Temannya memandangku seakan

