Chapt. 16

1260 Words

"Na, tolong katakan padaku. Ada apa?" Zaina menunduk, menahan air mata yang siap terjun. "Mas, aku memang bukan kebahagiaan untukmu. Aku bukan wanita yang seperti kamu pikirkan." Azzam menggeleng. "Aku gak ngerti kemana arah kamu berbicara, Na." Mereka terdiam, Azzam masih menatap Zaina dengan tanda tanya. Menunggu wanita itu tanpa mau memaksa nya. "Aku...aku bukan wanita baik mas." "Kok kamu berkata seperti itu? Yang menilai kamu itu prang lain, bukan dirimu." "Tapi memang itu kenyataannya mas. Kamu gak akan mengerti." "Maka dari itu katakan padaku. Apa yang tidak aku mengerti. Kalau kamu seperti ini aku tidak tahu apapun." "Aku sudah gak suci lagi, mas. Kamu tahu maksud aku."ujar Zaina dengan marah sembari menatap Azzam. Azzam terkaku. Sekarang ia mengerti maksud dari yang dikat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD