Duapuluhsatu

2260 Words

"Waktuku siapa yang tahu?" - Rival ••• Sesuai rencana, sabtu ini mereka mengadakan camping di halaman belakang. Untungnya halaman belakang memang cukup luas. Jadi memang cocok untuk membuat acara. Sejak sore Amel dan Risa sudah sibuk menyiapkan makanan. Padahal hanya di belakang rumah, tapi persiapannya seperti orang yang benar-benar piknik di puncak. Sedangkan Revin dan Radit sudah sibuk di menyiapkan tenda dan kayu bakar. Kata Rival harus ada kayu bakar, biar seru. Di bantu Aldi, Fandi dan Reza, mereka menyulap halaman belakang seperti area camping. Tapi, Rival masih berada di kamar. Alasannya karena dia mau bersiap-siap dulu. Padahal kini perutnya sedikit keram, ditambah jual mual. Tapi Rival tidak mau mengacaukan rencana yang sudah dia buat sendiri. Untunglah kakak-kakaknya memang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD