Chapter 24

947 Words

*** "Semenjak nemenin saya di club, saya perhatiin kamu jadi banyak diam. Kenapa? Enggak diapa-apain sama Gavin kan di parkiran tadi?" Setelah hampir dua puluh menit suasana hening menyelimuti, Alaska yang peka terhadap perubahan sikap Skayara, akhirnya bertanya juga. Masih cukup sadar,Alaska sangat kuat mengemudi karena memang hanya dengan meminum wine, dia tidak pernah teler sehingga suasan perjalanan menuju runah masih sangat aman. Tidak sampai dini hari, dia di club hanya sampai pukul setengah dua belas malam karena Skayara terus mengajak pulang. "Enggak kenapa-kenapa," jawab Skayara bohong. "Cuman lagi enggak mood aja." Tidak jujur pada Alaska tentang statusnya dengan Gavin, tadi—ketika pria itu tahu dia dan sang mantan berduaan di parkiran, jawaban bohong terlontar. Pada Alask

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD