47

1141 Words

Mobil hitam itu kembali melaju keluar dari halaman playgroup, lagi-lagi Sekar yang berada di balik kemudi. Tangannya mantap memegang setir, sementara tatapan lurusnya pada jalan sama sekali tak memberi celah bagi Raka untuk mengomentari cara mengemudinya. “Jadi kita ke mana, Mas?” tanya Sekar tenang, suaranya datar. “Raksa Holding? Atau kamu mau langsung pulang istirahat? Aku sendiri ada urusan ke Wiratama. Sudah lama aku jarang masuk, Laras yang selama ini pegang kendali.” Raka yang duduk di kursi penumpang hanya mengangkat alis, lalu menoleh santai pada istrinya. Kacamata hitam yang ia kenakan membuat wajahnya semakin sulit ditebak, tapi senyum tipisnya sudah cukup membuat Sekar mendecih dalam hati. “Ke Wiratama saja,” jawabnya pelan tapi tegas. “Raksa Holding bisa aku titipkan pada W

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD