Hampir Saja!

1042 Words

Tyas tersenyum tipis, “Untuk sementara ini di apartemen Genta,” jelasnya dengan ringan. Gemini menatap kakaknya dengan tatapan yang aneh dan tetiba menjijikan. Genta melihat ekspresi wajah adiknya Tyas yang tidak menyenangkan itu. “Kami tidak melakukan apa-apa, tiap malam aku hanya mengantarnya pulang, setelah itu aku akan pulang ke rumahku sendiri. Kamu tahu, kan ... kita tidak sperti yang kamu bayangkan,” papar Genta dengan gamblang, membuat Tyas menoleh ke arah Genta. Tatapannya seperti mengatakan terima kasih. Gemini menghela napas, dia membuang rasa menjijikannya yang sejenak tadi ada. Gemini juga melihat interaksi Tyas dengan Genta tidak seperti orang yang pacaran. Mungkin saja hal itu bisa terjadi, Tyas tidak bereaksi apa-apa dengan sentuhan yang dibuat Genta, seperti saat ini,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD