Merasa Bersalah

1346 Words

Tara dan Felly berangkat lebih awal, bahkan sebelum pukul enam pagi mereka sudah berada di sekolah. Tara tak langsung menuju kelasnya, ia menyempatkan diri untuk mampir ke kelas Denis dan meminta Felly untuk duluan masuk ke kelasnya. Tara melihat kelas Denis yang masih kosong, ia melangkah masuk dan duduk di bangku Denis. Tara menghela napas pelan, ia menatap lurus dan untuk waktu yang cukup lama. “Entah apa yang terjadi sama gue saat ini, Denis. Saat mereka mengatakan lo sudah dijodohkan dengan Monik, saat itu hati gue rasanya hancur. Mungkin gue adalah gadis egois, yang tega merebut tunangan sahabatnya sendiri. Tapi, gue nggak bisa membohongi perasaan gue sendiri,” lirih Tara dengan senyum pedihnya. Tara kembali menghela napas, terdengar lebih berat. “Denis,” panggil Tara pelan, lebit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD