Season 2 BAB 30

1104 Words

Dua orang dewasa itu masih terdiam di tempatnya. Lia dan Sacha menatap ke arah Arzan dengan kening mengerut. Ke duanya bingung mengapa Arzan bisa berbicara seperti itu. “Apa maksud kamu, Arzan?” tanya Sacha, lelaki itu nampak tidak terima. “Itu bisa saja terjadi bukan? Tidak mungkin juga mereka bisa menerimamu, Kak. Sadar lah, kamu itu orang paling jahat di kehidupan Fahlefi dan Faeza.” Tentu saja Sacha tidak terima, menurutnya ucapan Arzan adalah suatu penghinaan baginya. Mana mungkin kehadirannya di kehidupan fahlefi adalah Faeza adalah orang paling jahat. “Apa alasan kamu mengatakan itu, Arzan?” nada yang Sacha keluarkan memang terlihat tenang, tetapi di dalam hati lelaki itu sedang menahan amarahnya agar tidak meledak di depan Sacha. “Sederhana saja alasanku Kak, dulu kamu kema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD