Igo berjalan riang sambil bersiul-siul. Hatinya gembira karena akan segera mendapatkan uang, setelah berhasil mendapatkan kembali mobil curian yang dijanjikannya pada Pak Hasan. Sebelum pergi ke lokasi penyimpanan mobil curian yang sudah diketahuinya dari pengelihatannya tadi, Igo menyempatkan mampir ke Rusun. Perutnya sedang lapar berat dan dia ingin meminta makanan dari rumah Shita. Shita sangat akrab dengan alharmhum ibu Igo. Ibu Shita sudah meninggal saat Shita masih sangat kecil karena kecelakaan, sehingga gadis itu tak pernah mengenal ibunya. Dari almarhum Ibu Igolah Shita mendengar cerita-cerita tentang ibu kandungnya, karena ibu mereka memang bersahabat sejak kuliah. Shita selalu menganggap Ibu Igo seperti ibunya sendiri. Tak jarang Shita menginap di kamar Igo dan berbagi tempat

