Penipuan Bengkel Mobil (2)

1077 Words

Wulan duduk termenung dalam kamar. Dia teringat akan kalimat kasar yang tadi siang diucapkannya pada Shita. Hati kecil gadis itu menyesali perbuatannya. Shita selalu baik padanya. Gadis itu mengajaknya bicara dan membantunya meskipun Wulan tidak terlalu menanggapi. Tidak seharusnya Wulan mengatakan kalimat sekasar itu pada Shita. Gadis itu pasti sangat terluka. Lagi pula sebenarnya Shita hanya berniat menasehati Wulan saja. Wulan teringat pada kalimat terakhir yang didengarnya dari Shita. "Apa kamu nggak pengen pulang ke rumah? Ibumu sepertinya mencemaskanmu, kasihan dia." Wulan termenung, sebenarnya dia juga sangat rindu pada ayah dan ibu angkatnya. Tinggal sendirian membuat Wulan merasa sangat sepi, tidak ada yang bisa diajak mengobrol dan bercanda seperti dulu. Wulan memang sangat t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD