Harry sudah dua kali mengirim surat pada Elanor. Tidak ada balasan dari Elanor hingga Harry nekat datang ke rumah Elanor. Suatu siang yang cukup panas, Harry datang ke rumah mewah Elanor. Elanor dan Edward sedang membicarakan soal cuaca yang akhir-akhir ini tidak selalu bagus untuk bepergian. Mereka tercengang mendapati tamu yang tidak diinginkan khususnya—Edward. Tapi demi tata krama sebagai tuan rumah yang baik, Edward menyalami Harry. “Rumah yang bagus.” Komentar Harry yang duduk di sofa. Dia melihat poto pernikahan Elanor dan Edward di dinding dengan tatapan yang sulit diartikan. “Terima kasih, Harry.” “Aku akan membuatkan Harry teh,” ujar Elanor berusaha menghindar. “Tidak usah, sayang. Kita punya banyak pelayan di rumah. Kau di sini saja menemani

