Menjelang siang pusing dan rasa tidak enak yang melanda Indi mulai hilang, dia pun kembali bersemangat. "Udah sembuh?" Ibunya bertanya. "Udah, Bu." Indi mengangguk. Dia buru-buru mandi dan membantu ibunya menyiapkan makan siang untung sang ayah. "Katanya ayah mau balik mau makan siang di rumah?" Ibu Indi menganggukkan kepala, "Yah daripada makan di luar terus." "Indi, kalian udah nemu gedung untuk acara?" "Cato yang urus, Bu, katanya ada hotel yang masih available. Pemiliknya berteman dengan ayah Cato. "Memang enak banget ya, kalau punya relasi." Ibu Indi tertawa, "Udah jelas itu." "Sebenarnya Indi nggak terlalu memikirkan tempat sih. Di rumah juga nggak masalah." "Sekarang ini udah sangat jarang pesta di rumah. Repot sayang, kamu kan tahu kita enggak ada tenaga." "Maka dari it

