Duabelas

1308 Words

Sora tengah mematut bayangannya di cermin. Berputar sekali lagi untuk memastikan penampilannya sempurna. Ia mengambil parfum lalu menyemprotkan pada pakaiannya. Mencium aroma parfum tersebut di badannya. "Hmm, udah wangi," pujinya. Ia mengambil kunci yang tergeletak di ranjangnya dan berjalan keluar kamar. Hari ini ia berencana ingin mengunjungi Tesa. Ia ingin melihat kondisi gadis itu, entah kenapa ia merasa khawatir pada sosok teman yang baru dikenalnya dua hari itu. Ia berjalan keluar dari rumah mewahnya lalu melangkahkan kakinya menuju garasi. Ia akan mengendarai motor sport miliknya yang selalu ia anggurkan selama tinggal di rumah itu. Alasannya hanya satu. Jalan kaki lebih sehat. Jam tangan miliknya menunjukkan waktu pukul delapan lebih lima belas menit. Ia mulai naik ke motor la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD