16. Amarah Kennan

1504 Words

16. Amarah Kennan   Haruskah aku menjerit di depanmu Agar kamu mengerti, lukaku lebih dalam dari yang kamu tahu. --- Wilona adalah cinta pertamanya, sejak belasan tahun lalu. Tidak pernah Kennan menggeser tempat Wilona dari hatinya. Wanita itu selalu bertahta di tempat tertinggi di hatinya, seolah menjadi poros hidup Kennan. Membuat Wilona tertawa dan bahagia merupakan satu hal yang selalu Kennan usahakan selama ini. Meski seringkali hatinya yang dipertaruhkan. Terluka baginya sudah menjadi hal biasa. "Ken, kita cari makan di luar saja," rajuk Wilona. "Di rumah juga ada makanan, nggak kalah banyak." "Kamu tidak pernah menolak keinginanku," Tak menimpali, Kennan hanya mendesah. Menyandarkan punggung pada sandaran sofa. Dia memang tidak pernah menolak keinginan Wilona, selama di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD