“Kok pisang gorengnya tinggal sedikit?” tanya Samudra sambil melirik ke atas meja makan. “Mas Samudra mau? Aku gorengkan lagi ya?” ucap Kinara senang lalu segera pergi menuju dapur untuk menggoreng pisang. “Tumben mau makan pisang goreng? Kamu kan gak doyan,” celetuk Ratna menatap heran. “Tapi pisang goreng tante Yulia memang enak, aku sudah mencobanya waktu ke Bandung.” “Bandung?” Samudra tak menjawab, ia segera berjalan menuju dispenser agar mengalihkan perhatian orangtuanya. “Kamu jadi mau antar Kinara cari kost-an?” tanya Firman. “Kalau nggak bisa biar pak Mul yang antar besok.” “Aku saja, aku lebih tahu daerah itu.” “Gitu dong, sama saudara itu harus care,” puji Ratna senang karena Samudra tak bersikap dingin lagi pada Kinara. “Minggu depan dia sudah masuk, memangnya tahu ja

