Bab 14. Perasaan lain

1281 Words

Kinara membuka pintu kamarnya perlahan sambil mengintip dari celah pintu apakah masih ada Alina atau tidak. Ia merasa menyesal mengapa terburu-buru mengiyakan untuk mengikuti Samudra pindah kembali kerumahnya. Hari ini seharusnya mereka pergi untuk melihat kost-kost-an tapi Alina malah datang dan Samudra seharian ini berada di atas bersama Alina. Entah apa yang mereka lakukan, tapi terdengar gelak tawa riang Alina, jeritan manjanya dan sesekali erangan nakal. Mendengarnya saja membuat Bu Irma bergidik dan menyuruh Kinara untuk berada di kamarnya saja. Awalnya Kinara hendak pergi sendiri, tetapi Samudra melarangnya ketika mereka tengah makan siang bersama dimeja makan. “Gak usah cari sekarang, untuk apa? Toh, selama beberapa bulan kedepan kamu akan tetap tinggal disini. Nanti saja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD