“Gak asik!” gerutu Alina ketika Samudra menolak untuk pergi bersenang-senang malam ini. “Aku masih banyak kerjaan dan akan segera ku selesaikan dirumah. Pergilah dengan teman-temanmu,” ucap Samudra memberikan alasan sambil membereskan meja kerjanya tampak terburu-buru ketika melihat waktu menunjukan pukul 8 malam. “Ini tumben loh, sudah hampir sebulan kamu selalu berusaha untuk pulang ontime. Ada siapa sih di rumah?! Cuma Kinara aja, kan?” “Aku capek, Al. Beberapa waktu ini aku hanya ingin cepat pulang ke rumah lalu istirahat. Pergilah, saatnya kamu cari pacar biar gak tergantung sama aku.” “Ck!” Alina hanya mendecak lalu meninggalkan Samudra sambil merengut meninggalkan ruangannya. Samudra hanya melirik Alina sesaat lalu segera mengambil tas kerjanya untuk ia bawa pulang. Sejak Kin

