Ke-tujuhbelas

1448 Words

Nara mematikan teleponnya lalu berjalan untuk membukakan pintu. Perasaannya jadi tidak enak, tidak biasanya Pras seperti itu dan hal ini membuat Nara bertanya-tanya dalam hatinya. "Pras~" panggil Nara setelah ia membuka pintu dan melihat Pras yang sedang berdiri di teras dengan posisi membelakanginya. Pras menoleh dengan senyum di bibirnya dan berjalan mendekati Nara. Dlepp~ Pras memeluk Nara sangat erat yang membuat Nara kaget sekali. Dan kini Pras menuntun Nara yang berada di dalam pelukannya untuk masuk ke dalam kosan Nara. "Satu menit aja, Nar. Satu menit biarin gue peluk lo kaya gini." pinta Pras saat Nara mencoba melepaskan pelukannya. Nara hanya menarik napasnya lalu menganggukkan kepalanya, menyetujui permintaan Pras. Pras tahu, bagi Nara ialah hanya seorang lelaki yang menja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD