Ke-enambelas

1035 Words

Sebulan, bukanlah waktu yang sebentar dan selama itu pula Aksa tiada henti-hentinya membahagiakan Nara. Banyak hal-hal kecil yang terlihat sepele namun berdampak begitu besar untuk Nara. Perlahan namun pasti, bersama Aksa, Nara mulai menemukan kepingan-kepingan kebahagiaannya kembali. Seperti saat ini misalnya, Aksa membawa Nara ke pasar malam, hanya pasar malam memang namun entah mengapa bahagianya Nara sampai sebegininya. "Terakhir deh terakhir, kita naik bianglala itu yuk?" ajak Nara kepada Aksa, kini mereka sedang duduk di bangku sambil mengelap keringat yang berada di dahi mereka masing-masing. Lelah, karena hampir semua permainan yang ada di sini telah mereka coba dari komedi putar, lempar gelang, rumah hantu sampai ombak banyu. "Pulang aja yah? Udah malam, Nar. Besok kerja lho."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD