"Kakek.... Aku pergi dulu ya..." ucap Triqi lesu sambil memeluk erat kakeknya. Georgio tersenyum. Dia mengecup lembut kening Triqi lalu membenarkan pakaiannya yang berantakan. Seorang bangsawan vampire harus terlihat elegan dimanapun dia berada. Itu motto Georgio. "Bersenang-senanglah. Kamu bisa kembali kapan pun kamu mau, Triqi." Georgio sedikit melirik Valan saat mengatakan itu. Dilihatnya Valan tersenyum lebar, senyum yang selalu berhasil membuat Georgio was-was sebenarnya. Anak itu lebih cocok bermuka datar atau diam. Daripada mulai tersenyum seperti itu. Triqi tidak tahu perubahan itu. Dia meraih tangan kakaknya, membuat yang lebih tua beberapa menit itu menoleh, lalu memberikan wajah imut yang membuat Valan terdiam seketika. "Ayo kita pergi. Aku ingin pakai anting hari ini juga."

