Mata silver Val tidak lepas dari tubuh Valan yang terbaring di ruang khusus. Sejak malam Val sudah memastikan keadaan Qian dan Triqi terlebih dahulu. Dan kini, giliran Val untuk melihat bagaimana keadaan putra kandungnya. Val mengusap pipi Valan perlahan. Dingin. Tidak pernah sekalipun Val membayangkan akan ada hari di mana dia akan melihat anaknya sendiri terbaring layaknya boneka kosong. Tubuhnya seperti tanpa jiwa, hanya dengan alat medis yang menempel di tubuhnya lah Val yakin Valan masih bisa sehat kembali, jika dia bisa memenangkan duel ini. Val tahu dia salah jika benar-benar berniat membunuh Tritan hanya untuk anaknya. Sejak awal salah satu dari mereka memang harus mati. Dan Valan....... Bahkan sejak dalam kandungan sudah rela memberikan hidupnya hanya untuk Triqi. Namun dibesar

