**Bab 041: Kenangan & Pengagum Muda** Mereka duduk mengelilingi api unggun, menunggu makan malam disiapkan. Sesekali, tatapan mereka tertuju pada Ezra yang tersenyum sendiri. Tiba-tiba, Mischa muncul dan mengusap lembut kepala Ezra. Kedua orang dewasa itu tertawa geli, membuat Anindira dan Zia menatap bingung, mencoba memahami keakraban yang tampak begitu alami. ''Ayah, ibu, ada apa?'' tanya Zia, suara setengah kesal karena merasa ditinggalkan. ''Kenapa kalian bersenang-senang sendirian?'' ''Ibumu teringat kenangan lama,'' jawab Mischa sambil duduk di samping Ezra, memeluknya dengan hangat. ''Apa itu?'' tanya Zia penasaran, begitu juga Anindira dan pasangan-pasangan muda Ezra lainnya, mata mereka berbinar menanti cerita. ''Sekitar lima puluh tahun yang lalu, ada seorang pemuda dari pe

