**Bab 139: Ikatan Yang Akan Terlepas** Beberapa hari berlalu sejak perapian di dalam rumah pertama dibuat di Desa Hutan Biru. Ternyata benar. Dengan adanya perapian, rumah terasa jauh lebih nyaman. Panasnya stabil, tidak menyengat, namun cukup untuk menahan dingin yang merayap saat hujan turun tanpa jeda. Malam-malam yang sebelumnya dihabiskan dengan saling mendekap demi bertahan hidup, kini bisa dilalui dengan lebih tenang. Mereka bahkan hanya membutuhkan sedikit lilin untuk penerangan. Nyala api perapian sudah cukup memantulkan cahaya hangat ke dinding-dinding kayu, menciptakan bayangan lembut yang menenangkan, bukan lagi kegelapan yang menekan. Tiga hari penuh mereka gunakan untuk menguji keefektifan perapian itu. Tiga hari yang menjadi pembuktian. Tidak ada kayu yang rusak. Tid

