Celah Yang Terbuka Perlahan

1105 Words

**Bab 219: Celah Yang Terbuka Perlahan** Anindira sebetulnya sangat takut. Bukan takut biasa—melainkan takut bahwa satu langkah yang terlalu jauh akan membuat semuanya runtuh. Ia sadar betul, sedikit saja ia berlebihan, amarah Mateo bisa meledak tanpa sisa. Namun menyerah bukan pilihan. Ia sudah terlalu jauh melangkah untuk mundur sekarang. Ini pertaruhan, dan ia menaruh seluruh keberaniannya di atas meja. Anindira sudah sering berhadapan dengan pria di dunia ini. Ia tahu perbedaan antara ketertarikan yang nyata dan sekadar nafsu sesaat. Pengalamannya bersama Gavriel, juga hari-hari ketika Halvir meninggalkannya dua minggu bersama keluarga Zia, telah mengajarkannya membaca bahasa tubuh, nada suara, dan celah dalam ego seorang pria. Mateo memang menakutkan. Namun ada satu hal yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD