"Ayo sarapan bareng Tante. Biar Tante ada temannya " Kirana mengangguk. Ia mengikuti Linda ke meja makan. "Mas Abi gak sarapan, Tan?" Linda menghela napas kasar, "Sejak semalem dia gak mau makan. Katanya gak selera. Dokter apaan yang gampang banget sakit begitu. Heran Tante." Kirana semakin khawatir. Kenapa Abi tidak memberitahu kalau dia demam? Setidaknya saat mereka bertukar pesan tadi malam Abi mengatakan kalau ia tidak sehat. "Ma...." Panggilan dari arah tangga membuat Kirana memutar tubuhnya untuk melihat sang empunya suara. Abi berjalan mendekat ke meja makan saat Linda menyahuti panggilannya. "Hai," Abi tersenyum saat melihat Kirana meski wajahnya terlihat pucat. "Sarapan ya, Ja. Kamu belum makan dari tadi malam loh." Abi hanya mengangguk. Karena memang dia merasa lapar pagi

