Gazebo

1065 Words

"Ana, ini Papa. kamu bisa pulang sekarang, sayang? Kakak kamu jatuh dari tangga, pendarahan. Keadaannya kritis." "Iya, Pa. Ana pulang. Ana pulang sekarang. Mama gimana, Pa? Mama baik-baik aja kan, Pa?" Aku menangis. Aku tau jantung Mamaku lemah. Dia pasti syok saat ini. Ya Tuhan. Selamatkan Kak Kayla. "Mama kamu pingsan pas tau Kayla kritis. Kami butuh kamu disini, An." "Iya, Pa. Ana akan sampai di sana secepatnya. Papa baik-baik jaga Mama. Ana sayang kalian." "Kami juga. Kamu hati-hati di jalan ya, sayang." Dengan segera aku beranjak dari kursi kebesaranku. Aku harus pulang ke Jakarta secepatnya. Langkah kaki yang ku perkirakan sudah sangat cepat berjalan tidak memuaskanku. Akhirnya aku berlari menuju lift. Ah, sial! Kenapa lift nya lama sekali. Tanpa ba-bi-bu aku berlari menu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD