8: Ternyata Dia Baik Juga

882 Words

"Bukannya saya sudah bilang, you tidak perlu masuk hari ini." Kata Bhumi sambil membuka pintu kantor dan berjalan menuju meja kerjanya dengan cepat, sementara Wulan terseok-seok mengejarnya dari belakang sambil menggerutu dalam hati. Ya Allah, itu kaki atau tiang bendera panjang bener? Aku ini cewek Jawa, jalan ngebut dikit bisa keserimpet. Bener-bener, pak Bhum ini nggak ada prikemanusiaan. Saat tiba di depan meja pria itu, Wulan memandanginya sambil terengah-engah. "Answer me, Bulan." Katanya setengah marah, sambil duduk ke kursinya yang selalu membuat Wulan ingin berputar-putar disana saat Bhumi tidak ada. Wulan meneguk ludahnya sendiri. Merasa mangkel, tapi malas berdebat dengan Bhumi. Lagian kenapa pria itu harus masuk ke bilik anak magang? Dia memang bilang dulu menjadi anak mag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD