#31

1099 Words

21 Januari 2021 Pendingin kumatikan. Kugigit sebatang rokok di antara kedua belah bibir, menyulutnya dengan api, lalu kutekan tombol pembuka kaca mobil bagian kursi kemudi. Kuturunkan kaca hanya segaris, tapi angin laut tetap kencang. Aku menyipit, menikmati rokok lagi. Di depan sana, laut sehitam langit. Titik-titik bintang memenuhi langit. Aku menyandarkan punggung, menghela napas dan memejam. Debur ombak menyapa dalam keheningan. Pukul 22.20. Sebentar lagi kapal yang menuju Thailand akan datang. Kuharap Winter dan Sari bisa datang lebih cepat, hingga aku punya waktu untuk meluruskan segalanya, termasuk memberi tahu Winter tentang bayi ini. Bayi dalam kandunganku…. Aku melempar rokok yang belum habis keluar kaca jendela, lalu menempelkan kening ke setir dan berdiam dalam posisi itu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD