Hari-hari pun berlalu, hubungan antara Violeta dan Bram semakin harmonis dan bahagia. Mereka berdua kini sudah tidak segan menunjukkan ketergantungan satu sama lain di hadapan publik. Dan bahkan, mereka sudah terang-terangan mengakui jika mereka telah menikah. Malam itu, sebelum Berlin tidur di kamarnya, bocah itu sedang berada di kamar orangtuanya hanya untuk sekedar bermanja-manja. “Papa, Mama, nanti kalau Berlin ulang tahun, Berlin nggak mau dirayain di rumah. Berlin maunya kita jalan-jalan ke tempat wisata aja.” Berlin membuka pembicaraan seraya menatap kedua orangtuanya. Bram dan Violeta saling berpandangan. Jika Bram, tentu saja tidak kaget dengan acara ulang tahun putranya. Namun, berbeda halnya dengan Violeta yang masih kelihatan bingung, sebab ini merupakan kali pertama baginya

