Violeta tidak meneruskan kegiatannya merapikan meja makan, sebab pikirannya tengah terganggu mendengar ucapan Dijah tadi, yang mengatakan bahwa Bram-lah yang memasak nasi goreng seafood. Dan bukan hanya itu saja, dulu ketika dia sakit, Bram jugalah yang membuat bubur untuknya. ‘Aku sungguh gak nyangka, ternyata suami piktorku itu pintar masak dan rasanya juga enak banget, cocok di lidahku.’ Violeta membatin. ‘Aahhh … kenapa suamiku semakin terlihat seksi ya, karna pintar memasak. Wah, apalagi kalau aku ngelihat secara langsung pas dia lagi masak, pasti tambah seksi.’ Violeta tersenyum membayangkannya, lalu ia bergegas ke lantai atas untuk melihat suami dan anaknya apakah sudah selesai mandi atau belum. Ketika ia masuk kamar ternyata masih kosong. Lalu ia masuk ke kamar mandi. Dan ternya

