Violeta terbangun. Dia terkejut karena mendapati Berlin yang tidur sambil memeluknya. Kepalanya berdenyut nyeri. Dia bermaksud ingin memegang kepala, tapi tangannya terasa berat. Matanya menatap ke samping dan ternyata kepala Bram yang menindih tangannya. Pria itu tidur di kursi sambil menggenggam tangannya. Violeta menatap Bram dan Berlin secara bergantian. Entah mengapa hatinya terharu melihat pemandangan tersebut. Suami dan anak sambungnya begitu perhatian dan peduli padanya. Sungguh sangat berbeda sekali dengan Jerry yang hanya memanfaatkannya saja. Dia seperti orang terbodoh di dunia ini. Bayangan pergumulan panas antara Jerry dengan wanita selingkuhannya, kini kembali menari-nari dalam benaknya. Hatinya kembali sakit. Tanpa terasa air mata membasahi pipi dan tubuhnya terguncang se

