Gue drop out dari SMA De HUGO. Ya, iyalah. Sejak identitas gue sebagai cewek tulen terbuka, tak mungkin gue masih bersekolah disini dan tinggal di asrama khusus cowok! Bisa habis gue dimangsa cowok-cowok haus belaian itu. Eh, tidak juga. Mereka semua baik. Bahkan kami bertangisan saat perpisahan. Ketika gue siap meninggalkan asrama dengan mengenakan gaun. Pibi sedang memasukkan koper kami ke dalam mobil. Sekali lagi gue memandang bangunan kuno asrama De HUGO. Begitu banyak kenangan tercipta disini. Baik kenangan manis, romantis, sedih, lucu dan yang lainnya. Semua berkesan buat gue. Ada perasaan tak rela meninggalkannya. "Selamat tinggal De HUGO. Selamat tinggal semuanya," gumam gue pelan. "Jadi lo mau pergi tanpa berpamitan pada kami semua?" Terdengar suara seseorang

